<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8142939168754672659</id><updated>2009-11-02T20:18:39.217-08:00</updated><title type='text'>lotus_Swas</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://yulianaherdyanti.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8142939168754672659/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yulianaherdyanti.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Yuliana Herdyanti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00911789013787763006</uri><email>yulianaherdyanti@yahoo.com.sg</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8142939168754672659.post-7125806151469497185</id><published>2009-01-20T00:29:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T01:33:24.663-08:00</updated><title type='text'>Sebutir Telur Mentah Yang Menguncang Hati</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;img src="http://www.erabaru.or.id/images/stories/sarapanjepang.jpg" align="left" border="0" height="270" width="360" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;Berikut ini kisah pengalaman seorang warga negara Tiongkok yang berkesempatan berkunjung ke negeri Jepang. Sekedar informasi, dahulu bangsa Jepang pernah menjajah Tiongkok, oleh karena itulah banyak penduduk Tiongkok yang masih merasa antipati terhadap Jepang sebagaimana yang dirasakan oleh penulis kisah ini.&lt;/span&gt;  &lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt; Karena alasan pekerjaan, saya berkesempatan mengunjungi Jepang, sebuah negara yang saya benci dan sekaligus saya rindukan.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt;Sesampainya di Jepang, kesan pertama yang muncul adalah rasa takjub terhadap kedisiplinan masyarakatnya. Di jalan tidak ditemukan sebuah mobil pun yang sembarangan pindah jalur untuk menyerobot jalan. Di persimpangan jalan jika ada dua mobil yang berhadapan hampir selalu akan sama-sama berhenti dan memberi isyarat mempersilahkan pihak lain jalan lebih dahulu.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt;Saat ada yang hendak menyeberang jalan, pada umumnya semua mobil yang ada dalam jalur tersebut akan berhenti, mengisyaratkan agar pejalan kaki menyeberang dulu, sedangkan pejalan kaki yang baru datang akan merasa sungkan untuk membiarkan mobil-mobil menunggu terlalu lama, maka akan mempersilahkan mobil-mobil lewat lebih dahulu.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt;Pada jam-jam sibuk berangkat dan pulang kantor juga tidak ada mobil yang sok pintar menyerobot jalan orang lain, bahkan bila terjadi kemacetan lalu lintas masih tetap dapat bergerak maju, semuanya berjalan sedemikian teraturnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt;Berikut ini saya akan  menceritakan dua peristiwa kecil yang sempat menggoncangkan hati saya.　&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt;Pada saat baru tiba di Jepang, semula saya mengira harga barang di sana akan menguras dompet seperti yang diberitakan di media Tiongkok.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt;Namun di luar dugaan, negara yang penghasilan rata-rata penduduknya mencapai belasan bahkan puluhan kali penghasilan penduduk Tiongkok (di perusahaan tempat saya bekerja, ada seorang karyawan biasa yang menerima upah sekitar 5.000 Reminbi (Rp 8,1 juta), sedangkan di Jepang upah karyawan biasanya sekitar 400.000 Yen (Rp 49,2 juta), kalau dikurs ke dalam Reminbi mendekati 30.200 Re-minbi) ternyata harga barangnya tidak banyak berbeda dengan di Tiongkok, kecuali harga makanan di restoran dan biaya transportasi memang sedikit lebih mahal, sebaliknya harga sayur mayur, pakaian, barang kebutuhan sehari-hari, mobil, barang-barang elektronik di luar dugaan malah sangat murah.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt;Tugas pertama sesampai di Jepang dengan sendirinya adalah membeli produk-produk digital.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt;Hari pertama saya langsung mengunjungi toko terkenal dan tertarik pada sebuah kamera digital, pembayaran dilakukan dengan kartu kredit China Unionpay, karena pada toko elektronik jenis ini para anggota bisa memperoleh potongan harga dengan poin yang diperoleh pada pembelian sebelumnya, sebab itu saya meminta pada petugas untuk mengurus kartu anggota, kemudian menggunakan poin yang diperoleh ketika membeli kamera untuk pembayaran beberapa perlengkapan tambahan lain.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt;Petugas segera menyetujui, namun ketika sampai di kasir, mereka berlambat-lambat untuk menyelesaikannya, saya yang sensitif mengkhawatirkan ini sebagai tindakan melecehkan orang Tiongkok, ingin menghalangi saya membeli barang dengan harga murah.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt;Hasilnya di luar dugaan, petugas ternyata menyarankan saya tidak mempergunakan point yang diperoleh dari kartu anggota. Tentu saja alasannya sangat berbeda dengan yang saya pikirkan, karena pengunjung dari luar negeri yang menggunakan kartu kredit dapat membeli barang dengan pengurangan pajak sebesar 10%.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt;Dia berlambat-lambat untuk tidak menyelesaikan pembayaran adalah karena teringat akan hal ini, dia sedang mengkalkulasi metode pembelian yang lebih menguntungkan. Inilah goncangan hati pertama yang kualami di Jepang.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt;Menempati hotel di Jepang dengan sendirinya akan menikmati juga sarapan ala Jepang.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt;Orang Jepang mempunyai kebiasaan menyantap telur ayam mentah diaduk dengan kecap yang dimakan bersama nasi untuk sarapan  pagi hari. Maka dalam piring makanan saya di pagi hari otomatis muncul telur ayam mentah juga. Dikarenakan saya memang tidak pernah menyukai makanan mentah, setelah menghabiskan lauk lainnya saya cepat-cepat menyelesaikan sarapan saya.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt;Keesokan harinya, dalam piring makan yang sama juga terdapat telur ayam, tanpa ada pilihan lain saya mengerutkan kening dan sambil lalu meraba telur tersebut. Tiba-tiba saya menemukan bahwa telur ayam hari ini terasa panas!&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt;Saya melihat ke sekeliling dan menemukan bahwa tamu lain dengan nikmat menyantap telur ayam mentah, dalam arena tersebut hanya telur ayam saya saja yang telah masak.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt;Saya berusaha mengingat-ingat, kemarin saya tidak pernah mengungkap pada siapa pun bahwa saya pantang makan telur ayam mentah, saya hanya meninggalkan telur ayam mentah tanpa mengusiknya.　&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt;Saya tidak mengetahui petugas dengan kekuatan magis apa dapat mengingat kebiasaan saya dari antara ribuan tamu, bahkan memberi tahu kesukaanku kepada petugas lain, bahkan langsung dapat mengenali saya sebagai tamu yang pantang memakan telur ayam mentah, dengan tepat memasukkan telur ayam masak satu-satunya di atas piring yang disajikan di meja saya.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 102, 204);" align="justify"&gt;Hal kecil seperti ini, justru merupakan hal yang paling mengguncangkan hati saya di Jepang, benar-benar merupakan suatu bangsa yang menimbulkan rasa hormat, suatu bangsa yang membuat orang gentar. (China Internet Network Information Centre/prn)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8142939168754672659-7125806151469497185?l=yulianaherdyanti.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yulianaherdyanti.blogspot.com/feeds/7125806151469497185/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8142939168754672659&amp;postID=7125806151469497185' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8142939168754672659/posts/default/7125806151469497185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8142939168754672659/posts/default/7125806151469497185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yulianaherdyanti.blogspot.com/2009/01/sebutir-telur-mentah-yangn-menguncang.html' title='Sebutir Telur Mentah Yang Menguncang Hati'/><author><name>Yuliana Herdyanti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00911789013787763006</uri><email>yulianaherdyanti@yahoo.com.sg</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='03564559574571807873'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8142939168754672659.post-1651851376969593124</id><published>2009-01-15T01:10:00.000-08:00</published><updated>2009-01-15T01:15:54.183-08:00</updated><title type='text'>4 Musim di Jepang</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Jepang adalah salah satu negara yang mempunyai empat musim, dan di antara 4 musim tersebut terdapat batas yang jelas dan mempunyai jangka waktu yang hampir sama, yaitu masing2 kurang lebih 3 bulan. 4 musim itu adalah, Musim Semi (Spring, 春, &lt;/span&gt;&lt;em style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;haru&lt;/em&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;) Musim Panas (Summer, 夏, &lt;/span&gt;&lt;em style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;natsu&lt;/em&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;) &lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(204, 51, 204);" href="http://3.bp.blogspot.com/_bjMUjnWksEU/SNNWEQ3QfPI/AAAAAAAAARI/3nhh0oxDvAI/s1600-h/sakura.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247632622062959858" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_bjMUjnWksEU/SNNWEQ3QfPI/AAAAAAAAARI/3nhh0oxDvAI/s320/sakura.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; Musim Gugur (Autumn, 秋, &lt;/span&gt;&lt;em style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;aki&lt;/em&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;) Musim Dingin (Winter, 冬, &lt;/span&gt;&lt;em style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;fuyu&lt;/em&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;)  &lt;/span&gt;&lt;strong style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Musim Semi&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; dimulai sekitar bulan Maret, dan orang Jepang pada gembira karena hari2 dingin dan tidak bersahabat telah berakhir. Musim Semi ditandai dengan munculnya kuncup2 bunga pohon plum (梅, &lt;/span&gt;&lt;em style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;ume&lt;/em&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;). Setelah bunga pohon plum berakhir, muncul kuncup2 bunga paling terkenal di Jepang, bunga &lt;/span&gt;&lt;em style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Sakura&lt;/em&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; (桜). Musim Semi juga merupakan musim awal dari sekolah, kerja, pembukuan dll. Misal tahun ajaran baru sekolah di Jepang, dimulai tanggal 1 April, demikian juga pembukuan perusahaan dll. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);" class="fullpost"&gt; &lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Musim Panas&lt;/strong&gt; diawali dengan musim hujan sekitar seminggu yang dise&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_bjMUjnWksEU/SNNZglX8wuI/AAAAAAAAARQ/GiK0CifRe3o/s1600-h/summer.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247636407140008674" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right;" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_bjMUjnWksEU/SNNZglX8wuI/AAAAAAAAARQ/GiK0CifRe3o/s320/summer.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;but &lt;em&gt;Tsuyu &lt;/em&gt;(梅 雨). Musim Panas di Jepang bisa mencapai suhu maximum 35 derajat Celcius, dengan kelembapan lebih dari 90 persen. Bisa dibayangkan kayak sauna. Meski kita duduk diam nggak bergerak, dah mandi keringat. Musim Panas dimulai sekitar bulan Juni ditandai dengan hijau pohon2 dan ribut nyanyian serangga yang bernama Semi. Sekolah di Jepang memberi libur Musim Panas sekitar sebulan. Salah satu aktivitas yang disukai kaum muda Jepang di Musim Panas adalah main2 ke pantai dan laut. Meski di tiap musim juga diadakan festival, Musim Panas adalah musim dengan jumlah festival terbanyak dan tersemarak. Di seluruh kepulauan Jepang diadakan berbagai macam festival dan kembang api. &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;strong&gt;Musim Gugur&lt;/strong&gt;, ditandai dengan mulai rontoknya daun2 di pohon2, d&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_bjMUjnWksEU/SNNZ33r9LAI/AAAAAAAAARY/3BJaOb-FZHE/s1600-h/autumn.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247636807192751106" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right;" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_bjMUjnWksEU/SNNZ33r9LAI/AAAAAAAAARY/3BJaOb-FZHE/s320/autumn.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;an berakhirnya hari panas dan lembab. Berawal sekitar bulan September, musim ini terkenal dengan daun yang berubah warna jadi kuning, merah, oranye, dan disebut &lt;em&gt;Momiji&lt;/em&gt; (紅葉). Para binatang liar seperti beruang, pada mengumpulkan persediaan makanan untuk ditimbun selama mereka tidur jangka lama di Musim Dingin. Hari2 kelabu di Musim Gugur ini sering buat hati jadi romantis.... &lt;/div&gt;   &lt;div&gt;&lt;strong&gt;Musim Dingin&lt;/strong&gt;, ditandai dengan turunnya butir2 salju pertama di awal D&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_bjMUjnWksEU/SNNaFbGc_cI/AAAAAAAAARg/2LUKKhHeJgk/s1600-h/fuyu.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247637040037428674" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_bjMUjnWksEU/SNNaFbGc_cI/AAAAAAAAARg/2LUKKhHeJgk/s320/fuyu.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;esember. Di jaman dulu, Musim Dingin ini adalah musim yang paling berat, dan mungkin paling banyak menelan korban jiwa karena ganasnya cobaan alam dengan hawa dingin dan badai salju. Di beberapa daerah seperti Hokkaido di utara, suhu udara bisa mencapai minus 20 derajat Celcius. Di musim dingin, orang2 Jepang banyak yang maen ski dan snowboard, juga es skating. Juga Onsen (hot spring, mandi kum2 air panas), terasa paling nyaman di musim ini, apalagi kum2 di luar waktu salju turun, bener2 terasa di surga…. &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Sekian sekilas tentang 4 musim di Jepang, yang bagi kita orang Indonesia terasa unik. Jadi untuk bisa menikmati Jepang, kita harus mengunjungi tempat yang sama 4 kali dalam setahun nee... &lt;img src="http://kendhin.890m.com/smile/yahoo_smiley.gif" style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" id="new" /&gt; &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8142939168754672659-1651851376969593124?l=yulianaherdyanti.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yulianaherdyanti.blogspot.com/feeds/1651851376969593124/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8142939168754672659&amp;postID=1651851376969593124' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8142939168754672659/posts/default/1651851376969593124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8142939168754672659/posts/default/1651851376969593124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yulianaherdyanti.blogspot.com/2009/01/4-musim-di-jepang.html' title='4 Musim di Jepang'/><author><name>Yuliana Herdyanti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00911789013787763006</uri><email>yulianaherdyanti@yahoo.com.sg</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='03564559574571807873'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bjMUjnWksEU/SNNWEQ3QfPI/AAAAAAAAARI/3nhh0oxDvAI/s72-c/sakura.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8142939168754672659.post-68771855832436245</id><published>2009-01-07T20:14:00.000-08:00</published><updated>2009-01-07T20:32:16.893-08:00</updated><title type='text'>10 Hewan Yang Mengharukan</title><content type='html'>&lt;strong&gt;(&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Erabaru.or.id)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; Pada tahun 2008, para pengguna internet di daratan China, memilih sepuluh hewan yang mengharukan, berharap bahwa kegiatan ini akan menggugah masyarakat untuk menjaga binatang kecil. &lt;/span&gt;  &lt;p align="justify"&gt; &lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;strong&gt;Sepasang anjing yang 3 kali terpisah dan 3 kali berkumpul lagi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;table style="width: 678px; height: 214px;" align="center" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="float: left; width: 227px;" class="img_caption left"&gt;&lt;img class="caption" src="http://erabaru.or.id/images/stories/berita-foto/10-binatang/10binatang-%282%29.jpg" alt="10binatang" title="Sepasang anjing gelandangan yang 3 kali terpisah 3 kali berkumpul kembali lagi" align="left" border="0" height="150" width="227" /&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Sepasang anjing gelandangan yang 3 kali terpisah 3 kali berkumpul kembali lagi&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;Setahun lalu, dua anak anjing dihanyutkan oleh banjir sampai ke jalan Chongqing, setelah itu anak anjing tersebut menjadi gelandangan di wilayah tersebut dan selalu berada di depan sebuah pemukiman. Dalam satu tahun ini, dua anak anjing tersebut telah tiga kali terpisah, tapi tiga kali mereka berkumpul lagi di depan pintu tersebut dan hidup bersama.  “Cinta kasih” sepasangan anjing  menggugah penduduk di wilayah tersebut, mereka akhir mengumpulkan dana sebesar 2000 Yuan dan membuat tenda untuk anjing tersebut, setiap hari ada yang bergilir menjaga anak anjing tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata mutiara: saling mencintai dan saling menjaga antara suami istri, berbakti dan saling memperhatikan antara orang tua dan anak, ini adalah keindahan moralitas yang seharusnya dimiliki oleh umat manusia, dalam kehidupan sering kali bisa kehilangan, tetapi pada diri kalian akan tercermin sepenuhnya! &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;“Lahir kembali” karena luka ditinggalkan oleh pemilik&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="color: rgb(204, 51, 204);" align="center" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="float: left; width: 227px;" class="img_caption left"&gt;&lt;img class="caption" src="http://erabaru.or.id/images/stories/berita-foto/10-binatang/10binatang-%283%29.jpg" alt="10binatang-(3)" title="LAHIR KEMBALI luka ditinggalkan oleh pemilik" align="left" border="0" height="151" width="227" /&gt;&lt;p&gt;LAHIR KEMBALI luka ditinggalkan oleh pemilik&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;Seekor anjing di Chengdu yang luka ditabrak mobil ditinggalkan oleh pemiliknya begitu saja, penduduk setempat yang melihatnya kemudian memberi ia makanan dan minuman, bahkan memberi ia sebuah nama “Lahir kembali”. Setiap kali orang memberi ia makanan dan minuman, ia selalu meneteskan air mata. (Harian malam Chengdu 14 Oktober 2008)  &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Dua ekor enjing setia yang berdedikasi menjaga nenek tua 196 jam --- "maju" dan "baik"&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;table style="color: rgb(204, 51, 204);" align="center" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="float: left; width: 227px;" class="img_caption left"&gt;&lt;img class="caption" src="http://erabaru.or.id/images/stories/berita-foto/10-binatang/10binatang-%284%29.jpg" alt="10binatang-(4)" title="Dua ekor enjing setia yang berdedikasi menjaga nenek tua 196 jam --- MAJU dan BAIK" align="left" border="0" height="272" width="227" /&gt;&lt;p&gt;Dua ekor enjing setia yang berdedikasi menjaga nenek tua 196 jam --- MAJU dan BAIK&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;Ketika terjadi gempa bumi di Wenchuan, di Pengzhou ada seorang nenek Wang Yuoqiong yang berumur   60 tahun  terkubur di bawah puing, adalah dua ekor "anjing setia" - "maju" dan "baik" yang setiap hari menjilat mulut dan tangannya, bila ia melihat ada orang yang lewat selalu menggonggong kencang, tindakan anjing inilah yang akhirnya membuat nenek tersebut berhasil diselamatkan setelah terkubur 196 jam. (30 Mei 2008 "Guangzhou Daily") &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Anjing kecil yang menjaga tuannya yang pingsan dan berkonfrontasi dengan dokter&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;table style="color: rgb(204, 51, 204);" align="center" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; &lt;div style="float: left; width: 227px;" class="img_caption left"&gt;&lt;img class="caption" src="http://erabaru.or.id/images/stories/berita-foto/10-binatang/10binatang-%285%29.jpg" alt="10binatang-(5)" title="Anak anjing yang menjaga tuanya yang pingsan dan berkonfrontasi dengan dokter" align="left" border="0" height="151" width="227" /&gt;&lt;p&gt;Anak anjing yang menjaga tuanya yang pingsan dan berkonfrontasi dengan dokter&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;16 April 2008 sore, ada satu orang tua yang pingsan di jalanan di Chongqing, anjing yang dia pelihara menjaga di sampingnya terus. Setelah petugas ambulan tiba, mungkin karena kwatir ada yang akan melukai tuannya, anjing tersebut malah menyerang dokter yang mau memeriksanya; personil ambulans menyiasatinya dengan  mengangkat tuan anjing tersebut ke ambulan, namun ia juga tidak tega lepasin dan tetap ikut sampai ke rumah sakit, sejengkal pun tidak mau ia tinggalkan tuannya, selalu di sisinya menjaga dia yang belum siuman.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 102, 255);" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Anjing kecil berada di pinggir jalan mencoba membangunkan temannya yang tertabrak mat&lt;/strong&gt;i&lt;/p&gt;&lt;table style="color: rgb(204, 51, 204);" align="center" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div style="float: left; width: 227px;" class="img_caption left"&gt;&lt;img class="caption" src="http://erabaru.or.id/images/stories/berita-foto/10-binatang/10binatang-%286%29.jpg" alt="10binatang-(6)" title="Ia nekad menarik sahabatnya yang mati tertabrak ke pinggir jalan, mencoba menbangunkannya" align="left" border="0" height="140" width="227" /&gt;&lt;p&gt;Ia nekad menarik sahabatnya yang mati tertabrak ke pinggir jalan, mencoba menbangunkannya&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;Sahabatnya ditabrak mobil dan berguling di antara kendaraan yang lewat, ia nekad menarik sahabatnya ke pinggir jalan kemudian duduk di samping menjaganya,  menciumnya kelihatannya ia mencoba membangunkan temannya yang kecelakaan…..  pelaku adegan ini bukan manusia, tapi adalah seekor anjing biasa ras Beijing bewarna putih! Pada 1 Maret 2008 jam 1, di sebuah jalanan di Tsingtau China terjadi adegan yang menggharukan ini, banyak masyarakat yang nonton di samping terharu di buatnya, bahkan ada yang merasa kasihan dan meneteskan air mata. &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata mutiara: hubungan perasaan jauh lebih bernilai dari pengejaran materialistis, anjing kecil ini membuat manusia terasa malu. &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;K&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;ucing jantan yang menunggui kucing betina yang tertabrak mati&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;table style="color: rgb(102, 51, 255);" align="center" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="float: left; width: 227px;" class="img_caption left"&gt;&lt;img class="caption" src="http://erabaru.or.id/images/stories/berita-foto/10-binatang/10binatang-%287%29.jpg" alt="10binatang-(7)" title="Kucing jantan yang menunggui kucing betina yang tertabrak mati" align="left" border="0" height="250" width="227" /&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Kucing jantan yang menunggui kucing betina yang tertabrak mati&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;Di propinsi Fujian seekor kucing betina ketika menyeberang ditabrak mobil dan mati, kucing jantan yang melihatnya membelai jasadnya terus, ia meratap dan kelihatannya sedih, pemandangan membuat pejalan kaki di sana merasa iba. Menurut informasi keamanan sekitar, kedua ekor kucing tersebut sering kelihatan bersama dan bermain setiap hari, kalihatannya sangat akkrab. (23 Januari, "The Straits Metropolitan") &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Penyu yang dilepas 5 kali tidak ingin pergi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;table style="color: rgb(204, 51, 204);" align="center" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="float: left; width: 227px;" class="img_caption left"&gt;&lt;img class="caption" src="http://erabaru.or.id/images/stories/berita-foto/10-binatang/10binatang-%288%29.jpg" alt="10binatang-(8)" title=" Penyu yang dilepas 5 kali tidak ingin pergi" align="left" border="0" height="136" width="227" /&gt;&lt;p&gt; Penyu yang dilepas 5 kali tidak ingin pergi&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;7 Februari 2008 di propinsi Sichuan kota Suining,  Mr.Yu dan istrinya membeli dua ekor penyu, mereka mau merebusnya dan dimasak kuah untuk nambah kekuatan tubuh orang tuanya.  Karena mereka tidak tega membunuhnya, akhirnya penyu itu  dilepas begitu saja biar bisa hidup lagi, tapi penyu tersebut 5 kali berpaling tidak ingin meninggalkan mereka. &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;A&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;njing gembala yang menarik kereta selama lima tahun demi kakek yang sudah berumur 70-an&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;table style="color: rgb(204, 51, 204);" align="center" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; &lt;div style="float: left; width: 227px;" class="img_caption left"&gt;&lt;img class="caption" src="http://erabaru.or.id/images/stories/berita-foto/10-binatang/10binatang-%289%29.jpg" alt="10binatang-(9)" title="Anjing gembala yang menarik kereta selama lima tahun demi kakek yang sudah berumur 70-an. " align="left" border="0" height="151" width="227" /&gt;&lt;p&gt;Anjing gembala yang menarik kereta selama lima tahun demi kakek yang sudah berumur 70-an. &lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;Setiap pagi, di jalanan Kecamatan Xigu Kota Lanzhou, selalu terlihat pemandangan yang unik seperti ini: dua anjing gembala Jerman menarik sebuah kereta roda tiga, di atas kereta ini ada seorang kakek tua yang sudah berumur tujuh puluhan. Setiap sampai ke persimpangan jalan, dua ekor anjing tersebut akan melihat ke kiri dan kanan, bila dilihat kendaraan sudah berhenti mereka baru lewat. Orang tua berkata, dua ekor anjing tersebut adalah ibu dan anak, mereka adalah kesayangannya. (6 Maret 2008 "Lanzhou Morning News")&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Burung betina yang menjaga di sisi “kekasihnya”&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;table style="color: rgb(204, 51, 204);" align="center" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="float: left; width: 227px;" class="img_caption left"&gt;&lt;img class="caption" src="http://erabaru.or.id/images/stories/berita-foto/10-binatang/10binatang-%2810%29.jpg" alt="10binatang-(10)" title="Burung betina yang menjaga di sisi kekasihnya" align="left" border="0" height="170" width="227" /&gt;&lt;p&gt;Burung betina yang menjaga di sisi kekasihnya&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;Di kota Chongging sepasang burung yang saling jatuh cinta, ketika burung jantan mati, burung betina mati-matian menjaga di samping "kekasihnya" beberapa jam, sampai jasadnya diambil oleh petugas karantina. "Ia tampaknya sangat sedih dan putus asa, dalam pantauan ratusan penonton, ia masih setia menunggu, dan seolah-olah berpisah dengan dunia." Walaupun peristiwa ini telah berlalu tiga bulan, namun adegan ini yang masih terekam dalam otak para penonton saat itu, tak sirna. &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(102, 51, 255);" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;“Babi kuat” yang ajaib masih hidup setelah gempa kuat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Yuli/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);" align="justify"&gt;Ketika terjadi gempa besar di Propinsi Sichuan, babi di rumah warga Wan Xingming kota  Chengdu, terkubur hidup di bawah puing. Setelah 36 hari ternyata ia masih hidup. Fan Jianchuan ketua Museum Jian Chuan kemudian membelinya seharga 3.008 Yuan, dan memberi nama “Sayang 36” nama besarnya " babi kuat ".  Fan Jianchuan berencana memeliharanya sampai ia mati secara alami. Fakta kemudian mengungkapkan, di atas loteng kandang babi tertumpuk arang dan berserakan di lantai, saat babi itu lapar, ia makan arang. Sementara itu, ia bergantung pada konsumsi energi dirinya mempertahankan hidup. Setelah gempa bumi beberapa kali turun hujan, oleh sebab itu ia tidak mati kehausan. (Erabaru/lim)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8142939168754672659-68771855832436245?l=yulianaherdyanti.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yulianaherdyanti.blogspot.com/feeds/68771855832436245/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8142939168754672659&amp;postID=68771855832436245' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8142939168754672659/posts/default/68771855832436245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8142939168754672659/posts/default/68771855832436245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yulianaherdyanti.blogspot.com/2009/01/10-hewan-yang-mengharukan.html' title='10 Hewan Yang Mengharukan'/><author><name>Yuliana Herdyanti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00911789013787763006</uri><email>yulianaherdyanti@yahoo.com.sg</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='03564559574571807873'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8142939168754672659.post-5759069489514439889</id><published>2008-12-22T13:14:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T22:17:03.525-08:00</updated><title type='text'>Kesetiaan Seekor Anjing</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_C0XzoPSz6dM/SVBqWTF8SDI/AAAAAAAAABg/Q60C11Nwm5Q/s1600-h/Samoyed-2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 148px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_C0XzoPSz6dM/SVBqWTF8SDI/AAAAAAAAABg/Q60C11Nwm5Q/s200/Samoyed-2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282839294220453938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_C0XzoPSz6dM/SVBqWFFOe-I/AAAAAAAAABY/EkPaZdSpslI/s1600-h/h1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 131px; height: 88px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_C0XzoPSz6dM/SVBqWFFOe-I/AAAAAAAAABY/EkPaZdSpslI/s200/h1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282839290459356130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_C0XzoPSz6dM/SVBqWGUks2I/AAAAAAAAABQ/Z1QKkVMu5eI/s1600-h/dog1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 133px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_C0XzoPSz6dM/SVBqWGUks2I/AAAAAAAAABQ/Z1QKkVMu5eI/s200/dog1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282839290792162146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_C0XzoPSz6dM/SVBqV7Oj4lI/AAAAAAAAABI/-9tJ-42JCQs/s1600-h/puppies.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_C0XzoPSz6dM/SVBqV7Oj4lI/AAAAAAAAABI/-9tJ-42JCQs/s200/puppies.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282839287814152786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Hachiko, &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-size:100%;" &gt;&lt;b&gt;kesetiaan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-size:100%;" &gt;&lt;b&gt;seekor&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt; anjing&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;Di&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:Roman;font-size:100%;"  &gt; Kota Shibuya, Jepang, tepatnya di alun-alun sebelah timur Stasiun Kereta Api Shibuya, terdapat patung yang sangat termasyur. Bukan patung pahlawan ataupun patung selamat datang, melainkan patung seekor anjing. Dibuat oleh Ando Takeshi pada tahun 1935 untuk mengenang kesetiaan seekor anjing kepada tuannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;img style="color: rgb(204, 51, 204);" src="http://f762.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f13983%5fAIJzbHwAARPNSUYREgg7EX5FTtA&amp;amp;pid=2.2&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;Seorang Profesor setengah tua tinggal sendirian di Kota Shibuya. Namanya Profesor Hidesamuro Ueno. Dia hanya ditemani seekor anjing kesayangannya, Hachiko. Begitu akrab hubungan anjing dan tuannya itu sehingga kemanapun pergi Hachiko selalu mengantar. Profesor itu setiap hari berangkat mengajar di universitas selalu menggunakan kereta api.. Hachiko pun setiap hari setia menemani Profesor sampai stasiun. Di stasiun Shibuya ini Hachiko dengan setia menunggui tuannya pulang tanpa beranjak pergi sebelum sang profesor kembali. Dan ketika Profesor Ueno kembali dari mengajar dengan kereta api, dia selalu mendapati Hachiko sudah menunggu dengan setia di stasiun. Begitu setiap hari yang dilakukan Hachiko tanpa pernah bosan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim dingin di Jepang tahun ini begitu parah. Semua tertutup salju. Udara yang dingin menusuk sampai ke tulang sumsum membuat warga kebanyakan enggan ke luar rumah dan lebih memilih tinggal dekat perapian yang hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu, seperti biasa sang Profesor berangkat mengajar ke kampus. Dia seorang profesor yang sangat setia pada profesinya. Udara yang sangat dingin tidak membuatnya malas untuk menempuh jarak yang jauh menuju kampus tempat ia mengajar. Usia yang semakin senja dan tubuh yang semakin rapuh juga tidak membuat dia beralasan untuk tetap tinggal di rumah. Begitu juga Hachiko, tumpukan salju yang tebal dimana-mana tidak menyurutkan kesetiaan menemani tuannya berangkat kerja. Dengan jaket tebal dan payung yang terbuka, Profesor Ueno berangkat ke stasun Shibuya bersama Hachiko.&lt;br /&gt;Tempat mengajar Profesor Ueno sebenarnya tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya. Tapi memang sudah menjadi kesukaan dan kebiasaan Profesor untuk naik kereta setiap berangkat maupun pulang dari universitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kereta api datang tepat waktu. Bunyi gemuruh disertai terompet panjang seakan sedikit menghangatkan stasiun yang penuh dengan orang-orang yang sudah menunggu itu. Seorang awak kereta yang sudah hafal dengan Profesor Ueno segera berteriak akrab ketika kereta berhenti. Ya, hampir semua pegawai stasiun maupun pegawai kereta kenal dengan Profesor Ueno dan anjingnya yang setia itu, Hachiko. Karena memang sudah bertahun-tahun dia menjadi pelanggan setia kendaraan berbahan bakar batu bara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengelus dengan kasih sayang kepada anjingnya layaknya dua orang sahabat karib, Profesor naik ke gerbong yang biasa ia tumpangi.. Hachiko memandangi dari tepian balkon ke arah menghilangnya profesor dalam kereta, seakan dia ingin mengucapkan,â€ saya akan menunggu tuan kembali.â€&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;â€œ Anjing manis, jangan pergi ke mana-mana ya, jangan pernah pergi sebelum tuan kamu ini pulang!â€ teriak pegawai kereta setengah berkelakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seakan mengerti ucapan itu, Hachiko menyambut dengan suara agak keras,â€guukh!â€&lt;br /&gt;Tidak berapa lama petugas balkon meniup peluit panjang, pertanda kereta segera berangkat. Hachiko pun tahu arti tiupan peluit panjang itu. Makanya dia seakan-akan bersiap melepas kepergian profesor tuannya dengan gonggongan ringan. Dan didahului semburan asap yang tebal, kereta pun berangkat. Getaran yang agak keras membuat salju-salju yang menempel di dedaunan sekitar stasiun sedikit berjatuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kampus, Profesor Ueno selain jadwal mengajar, dia juga ada tugas menyelesaikan penelitian di laboratorium. Karena itu begitu selesai mengajar di kelas, dia segera siap-siap memasuki lab untuk penelitianya. Udara yang sangat dingin di luar menerpa Profesor yang kebetulah lewat koridor kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba ia merasakan sesak sekali di dadanya. Seorang staf pengajar yang lain yang melihat Profesor Ueno limbung segera memapahnya ke klinik kampus. Berawal dari hal yang sederhana itu, tiba-tiba kampus jadi heboh karena Profesor Ueno pingsan.. Dokter yang memeriksanya menyatakan Profesor Ueno menderita penyakit jantung, dan siang itu kambuh. Mereka berusaha menolong dan menyadarkan kembali Profesor. Namun tampaknya usaha mereka sia-sia. Profesor Ueno meninggal dunia.&lt;br /&gt;Segera kerabat Profesor dihubungi. Mereka datang ke kampus dan memutuskan membawa jenazah profesor ke kampung halaman mereka, bukan kembali ke rumah Profesor di Shibuya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang malam udara semakin dingin di stasiun Shibuya. Tapi Hachiko tetap bergeming dengan menahan udara dingin dengan perasaan gelisah. Seharusnya Profesor Ueno sudah kembali, pikirnya. Sambil mondar-mandir di sekitar balkon Hachiko mencoba mengusir kegelisahannya. Beberapa orang yang ada di stasiun merasa iba dengan kesetiaan anjing itu. Ada yang mendekat dan mencoba menghiburnya, namun tetap saja tidak bisa menghilangkan kegelisahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam pun datang. Stasiun semakin sepi. Hachiko masih menunggu di situ. Untuk menghangatkan badannya dia meringkuk di pojokan salah satu ruang tunggu. Sambil sesekali melompat menuju balkon setiap kali ada kereta datang, mengharap tuannya ada di antara para penumpang yang datang. Tapi selalu saja ia harus kecewa, karena Profesor Ueno tidak pernah datang.. Bahkan hingga esoknya, dua hari kemu dian , dan berhari-hari berikutnya dia tidak pernah datang. Namun Hachiko tetap menunggu dan menunggu di stasiun itu, mengharap tuannya kembali. Tubuhnya pun mulai menjadi kurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pegawai stasiun yang kasihan melihat Hachiko dan penasaran kenapa Profesor Ueno tidak pernah kembali mencoba mencari tahu apa yang terjadi. Akhirnya didapat kabar bahwa Profesor Ueno telah meninggal dunia, bahkan telah dimakamkan oleh kerabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka pun berusaha memberi tahu Hachiko bahwa tuannya tak akan pernah kembali lagi dan membujuk agar dia tidak perlu menunggu terus. Tetapi anjing itu seakan tidak percaya, atau tidak peduli. Dia tetap menunggu dan menunggu tuannya di stasiun itu, seakan dia yakin bahwa tuannya pasti akan kembali. Semakin hari tubuhnya semakin kurus kering karena jarang makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya tersebarlah berita tentang seekor anjing yang setia terus menunggu tuannya walaupun tuannya sudah meninggal. Warga pun banyak yang datang ingin melihatnya. Banyak yang terharu. Bahkan sebagian sempat menitikkan air matanya ketika melihat dengan mata kepala sendiri seekor anjing yang sedang meringkuk di dekat pintu masuk menunggu tuannya yang sebenarnya tidak pernah akan kembali. Mereka yang simpati itu ada yang memberi makanan, susu, bahkan selimut agar tidak kedinginan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 9 tahun lebih, dia muncul di station setiap harinya pada pukul 3 sore, saat dimana dia biasa menunggu kepulangan tuannya. Namun hari-hari itu adalah saat dirinya tersiksa karena tuannya tidak kunjung tiba. Dan di suatu pagi, seorang petugas kebersihan stasiun tergopoh-gopoh melapor kepada pegawai keamanan.. Sejenak kemu dian suasana menjadi ramai. Pegawai itu menemukan tubuh seekor anjing yang sudah kaku meringkuk di pojokan ruang tunggu. Anjing itu sudah menjadi mayat. Hachiko sudah mati. Kesetiaannya kepada sang tuannya pun terbawa sampai mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga yang mendengar kematian Hachiko segera berduyun-duyun ke stasiun Shibuya. Mereka umumnya sudah tahu cerita tentang kesetiaan anjing itu. Mereka ingin menghormati untuk yang terakhir kalinya. Menghormati sebuah arti kesetiaan yang kadang justru langka terjadi pada manusia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;img style="color: rgb(204, 51, 204);" class="" src="cid:_1_0DB9BF380DB99064000C19C247257516" height="" width="" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;Mereka begitu terkesan dan terharu. Untuk mengenang kesetiaan anjing itu mereka kemu dian membuat sebuah patung di dekat stasiun Shibuya. Sampai sekarang taman di sekitar patung itu sering dijadikan tempat untuk membuat janji bertemu. Karena masyarakat di sana berharap ada kesetiaan seperti yang sudah dicontohkan oleh Hachiku saat mereka harus menunggu maupun janji untuk datang. Akhirnya patung Hachiku pun dijadikan symbol kesetiaan. Kesetiaan yang tulus, yang terbawa sampai mati.&lt;/span&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:Roman;font-size:100%;"  &gt;--&lt;br /&gt;"Continue even when it is hard to go on, 难行能行， release even when&lt;br /&gt;it is hard to let go, 难舍能舍， endure even when it is hard to bear, 难&lt;br /&gt;为能为 this is how we build our character." 才能升化自我的人格。&lt;br /&gt;~&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Master Zheng Yan&lt;/span&gt; 证 严法师&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8142939168754672659-5759069489514439889?l=yulianaherdyanti.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yulianaherdyanti.blogspot.com/feeds/5759069489514439889/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8142939168754672659&amp;postID=5759069489514439889' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8142939168754672659/posts/default/5759069489514439889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8142939168754672659/posts/default/5759069489514439889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yulianaherdyanti.blogspot.com/2008/12/kesetiaan-seekor-anjing_22.html' title='Kesetiaan Seekor Anjing'/><author><name>Yuliana Herdyanti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00911789013787763006</uri><email>yulianaherdyanti@yahoo.com.sg</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='03564559574571807873'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_C0XzoPSz6dM/SVBqWTF8SDI/AAAAAAAAABg/Q60C11Nwm5Q/s72-c/Samoyed-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8142939168754672659.post-2154392405004618501</id><published>2008-12-22T09:49:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T18:51:33.224-08:00</updated><title type='text'>Arti Sebutir beras</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_C0XzoPSz6dM/SVBQZfCJAwI/AAAAAAAAAA4/EZb9iT8k164/s1600-h/winnie+the+pooh.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_C0XzoPSz6dM/SVBQZfCJAwI/AAAAAAAAAA4/EZb9iT8k164/s320/winnie+the+pooh.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282810761663021826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Cina yang sekarang muncul sebagai negara super power dahulunya pernah sangat miskin. Dengan jumlah penduduk yang berjumlah 1 milyar kala itu bukan barang mudah bagi pemerintah Cina untuk mensejahterakan rakyatnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Hutang luar negeri dari negara tetangga terdekat pun menjadi gantungan yaitu dari negara super power Uni Sovyet.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Alkisah suatu hari terjadi perselisihan paham antara &lt;strong&gt;Mao Zedong&lt;/strong&gt; pemimpin Cina era itu dengan pemimpin Sovyet. Perselisihan begitu panas sampai keluar statement dari pemimpin Sovyet, '&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;“ &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Sampai rakyat Cina harus berbagi 1 celana dalam untuk 2 orang pun, Cina tetap tidak akan mampu membayar hutangnya&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;. !' &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ucapan yang sangat menyinggung perasaan rakyat Cina itupun disampaikan Mao kepada rakyatnya dengan cara menyiarkannya lewat siaran radio, perihal penghinaan dari pemimpin Sovyet itu, secara terus menerus dari pagi hingga malam ke seluruh negeri sambil mengajak segenap rakyat Cina untuk bangkit dan melawan penghinaan tersebut dengan cara berkorban. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ajakan Mao kepada rakyatnya adalah menyisihkan 1 ( satu ) butir beras, ya, hanya 1 butir beras untuk setiap anggota keluarga, setiap kali mereka akan memasak. Jika 1 rumah tangga terdiri dari 3 orang maka cukup sisihkan 3 butir beras.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Nah , beras yang disisihkan dari 1 Milyar penduduk Cina tersebut, tidak dikorupsi tentunya akan menghasilkan 1 milyar butir beras setiap hari. Hasilnya dikumpulkan ke pemerintah untuk dijual. Uangnya digunakan untuk membayar hutang kepada negara pemberi hutang, yang telah menghina mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Akhirnya Cina berhasil melunasi hutang mereka ke Sovyet dalam waktu yang sangat cepat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Keterhinaan yang mendalam telah membangkitkan rasa nasionalisme Cina untuk bangkit melawan hinaan tersebut dengan tindakan nyata, bukan hanya tindakan seremonial, pidato atau upacara di stadion besar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kiranya kisah di atas bisa dijadikan contoh bagi bangsa kita yang tengah terpuruk di antara bangsa-bangsa sekitarnya dan sebentar lagi akan merayakan Dirgahayu Kemerdekaannya yang ke – 63.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Potensi manusia Indonesia yang demikian besar selama ini tidak menjadi kekuatan bahkan sebaliknya menjadi beban karena masih banyaknya tikus yang berada di lumbung beras Republik Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kita sering silau oleh hal-hal besar namun seringkali mengabaikan kekuatan dari hal kecil yang tidak dilakukan dengan sepenuh hati.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sebutir padi sehari bisa membalik keadaan terhina menjadi terangkat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Maukah kita ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8142939168754672659-2154392405004618501?l=yulianaherdyanti.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yulianaherdyanti.blogspot.com/feeds/2154392405004618501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8142939168754672659&amp;postID=2154392405004618501' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8142939168754672659/posts/default/2154392405004618501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8142939168754672659/posts/default/2154392405004618501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yulianaherdyanti.blogspot.com/2008/12/arti-sebutir-beras.html' title='Arti Sebutir beras'/><author><name>Yuliana Herdyanti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00911789013787763006</uri><email>yulianaherdyanti@yahoo.com.sg</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='03564559574571807873'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_C0XzoPSz6dM/SVBQZfCJAwI/AAAAAAAAAA4/EZb9iT8k164/s72-c/winnie+the+pooh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry></feed>